Blog Detail

Pembukaan DIklat Barang Jasa 2-6 April 2018

11 April 2018

16 orang ASN Rokan Hulu Lulus Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang Jasa

Pemerintah Daerah Rokan Hulu melalui Bagian Layanan Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Rokan Hulu, telah melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa yang laksanakan di Hall ISlamic Center Rokan Hulu. Kegiatan dilaksanakan selama 5 hari dengan bekerja sama dengan LPPM Universitas Riau, dari tanggal 2 April s/d 6 April 2018.  Dalam sambutannya Kepala Bagian Layanan Pengadaan menyebutkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dilatar belakanggi oleh : Pertama, Analisa Beban Kerja Pengadaan Barang dan Jasa terhadap 3 tahun terakhir kegiatan-kegatan yang ada di seluruh OPD Rokan Hulu masih terdapat kekurangan ASN yang memiliki keahlian Barang dan Jasa. Padahal personil ini sangat diperlukan dalam menjalankan pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang ada, baik selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan (PP) maupun sebagai Anggota Pokja ULP. Disebutkan bahwa masih diperlukan +- 82 Perosnil lagi.  Alasan kedua disebabkan oleh Ujian sertifikasi ini merupakan program prioritas yang harus dilaksanakan oleh Pemda Rokan Hulu dalam rangka untuk menjalankan Aksi Pemberatasan dan Pencegahan Korupsi yang disuvervisi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, dan ke tiga kegiatan ini sudah di anggarkan dalam kegiatan APBD 2018.

 

Sementara itu Ir. Damri selaku Sekretaris Daerah Rokan Hulu, menyampaikan dalam sambutannya, bahwa ULP sebagai unit OPD yang menyelengarakan lelang-lelang tentunya memang harus di isi oleh orang-orang yang berkompeten, berintegritas dan profesional. Sehingga Ujian sertifikasi yang diawasi oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI dilaksanakan berbasis komputer, Sehingga mereka yang lulus adalah benar-benar hasil dari diri sendiri bukan disebabkan oleh faktor "X". Hasil ujian lulus atau tidak akan langsung diketahui dalam hitungan detik begitu peserta menyelesaikan hasil ujiannya.  Kegiatan Pelatihan sendiri di ikuti oleh 50 Orang peserta dari beberapa OPD, dengan pemateri bersertifikat dari LKPP yakni Bapak  Amik Tri Istiami, SE, MM dan ibu Fitr Yusman ST, MP, sedangan pengawas ujian adalah  prima Salti. Sedangkan peserta ujian semula direncanakan 100 orang, namun yang bisa hadir dan memenuhi syarat mengikuti hanya 76 orang. Ujian dilaksanakan dalam dua Sesi, Dari 76 orang peserta yang lulus hanya 16 (orang). Namun demikian kelulusan ini jauh lebih baik dari tahun sebelumnya yang hanya 6 orang.  Nilai tertinggi adalah 202 yakni Ahmad Gunawan dari Dinas Penanaman Modal dan  Pelayanan Satu Pintu). Ke-16 peserta yang lulus adalah : 1. Lydia Anna Olisa (DLH). 2.Ade surya hasibuan (DPPKB), 3. Edi firman (disnakbun), 4. Hermansyah (DPKP),  5. Abdul gafar ( DPKP), 6. Frannsyadi simamora ( DPKP), 7. T. Gina Vinola (DPKP), 8. Syafriadi ( BKPP), 9. Syafian (DPUPR), 10. zulfikar ( distanhort), 11. Nasirudin (Diskoptranaker), 12. Ahmad gunawan (DPMPT), 13. Kuswarlan (DPKAD), 14. Henry adolf (Setda), 15. Yeki achda (Dishub) dan16. Nurbaini ( distanhort).

 Dengan bertambahnya ASN yang bersertifikat Ahli Pengadaan Barang/Jasa maka diharapkan kekurangan personil di OPD-OPD menjadi berkurang, Sedangkan bagi peserta yang lulus di undang untuk alih profesi sebagai sebagai Pejabat Fungsioanl Pengadaan Barang/Jasa , tentunya bagi yang berminat dan memenuhi syarat. Kedepannya untuk melaksanakan Lelang maka anggota pokja haruslah tenaga Pejabat Fungsional Pengadaan Barang/Jasa. Dan Pemda Rohul masih kekurangan sebanyak 11 orang untuk di tunjuk sebagai Pokja.  Tentunya hal tersebut sanggat menjanjikan karena akan dibarengi dengan berbagai fasilitas dan tunjangan yang berbeda dengan fungsional umum lainnya.

(Admin BLP,)